BRMP Jambi Terapkan Teknologi Proliga, Dorong Produksi Cabai di Muaro Jambi
MUARO JAMBI — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi bersama Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BPPMT) Pekanbaru melaksanakan pelatihan teknologi Produksi Lipat Ganda (Proliga) cabai merah di Aula Kantor Desa Mekar Sari, Kecamatan Kumpeh, Kamis (8/4). Kegiatan ini diikuti 30 petani dari Desa Mekar Sari dan Desa Maju Jaya sebagai upaya meningkatkan produktivitas cabai yang saat ini masih berkisar 4–5 ton per hektare, di bawah rata-rata nasional.
Pelatihan menghadirkan Fungsional PMHP Madya BRMP Jambi Dr. Desi Hernita, S.P., M.P., sebagai narasumber dan dimoderatori Katimker Humas dan Kerja Sama BPPMT Pekanbaru Yudi Kurniawan, S.Sos.I. Dalam pemaparannya, Desi menjelaskan bahwa teknologi Proliga mampu meningkatkan produksi cabai hingga 15–20 ton per hektare melalui penerapan komponen utama, yaitu penggunaan benih unggul, persemaian sehat, pengaturan kepadatan populasi, pengelolaan tanah, hara dan air, serta pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) secara terpadu.
Peserta yang merupakan petani berpengalaman mengikuti kegiatan secara aktif melalui diskusi dan praktik langsung, mulai dari produksi benih bermutu, perlakuan benih sebelum semai untuk mencegah serangan organisme pengganggu, hingga teknik percepatan perkecambahan. Melalui pelatihan ini, BRMP Jambi mendorong penerapan teknologi Proliga secara lebih luas guna meningkatkan produktivitas cabai, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung stabilitas harga komoditas strategis tersebut. (DH)